Teks Eksplanasi (Proses Terjadinya Pelangi)
Proses Terjadinya Pelangi
Pelangi adalah fenomena meteorologi yang disebabkan oleh refleksi, refraksi, dan difraksi cahaya dalam tetesan air yang menghasilkan spektrum cahaya yang muncul dilangit. Pelangi biasanya berbentuk busur melingkar berwarna-warni. Pelangi yang disebabkan oleh sinar matahari selalu muncul dibagian langit yang berhadapan langsung dengan matahari.
Pelangi tidak serta merta terjadi setiap setelah hujan terdapat beberapa faktor yang harus dipenuhi agar bisa terbentuknya pelangi. Faktor yang pertama adalah matahari harus berada diatas garis horizontal. Cahaya matahari juga tidak boleh terhalang oleh awan, pegunungan, atau halangan lainya. Proses yang pertama yaitu refleksi. Butiran air diudara bisa berfungsi seperti cermin kecil. Ketika cahaya matahari menyinari butiran air, sebagian besar cahaya akan dipantulkan kembali. Proses yang kedua yaitu dispersi Dispersi cahaya merupakan fenomena terurainya suatu cahaya. Ketika cahaya matahari mengenai dan dipantulkan oleh butiran air, cahaya akan terdispersi dan melebar sehingga tampak warna-warni yang ada dipelangi. Proses yang ketiga adalah refraksi cahaya ketika cahaya matahari menembus butiran air dan dipantulkan kearah sedikit yang berbedan.
Untuk memahami proses terjadinya pelangi maka didahului pengenalan pembiasaan dan pemantulan. Dua gelaja fisika ini erat kaitannya dengan terbentuknya pelangi. Pelangi akan terbentuk disaat sinar atau cahaya matahari melewati tetesan air . Akibat adanya perbedaan indeks bias antara udara dan air maka sinar tersebut kemudian akan dibelokkan.Perlu kamu sadari bahwa air itu mempunyai kerapatan optik yang berbeda dengan udara. Inilah yang kita kenal dengan indeks bias. Peristiwa pembiasaan atau pembelokan arah sinar tersebut yang kemdian membentuk lengkungan di permukaan bumi.Pelangi terdiri dari 7 warna yang menggariskan nilai spektrum yang berbeda. Warna tersebut adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
Sumber //kompas.com

Komentar
Posting Komentar